Waspada, Nyeri di Dada Tanda…


Nyeri di Dada

Nyeri di Dada

Ketika seseorang mengalami atau merasakan nyeri di dada, hal yang pertama kali muncul dipikiran mereka adalah terjadinya serangan jantung. Hal itu tentu saja akan membuat mereka was-was dan takut. Nyeri dada merupakan salah satu gejala yang tidak boleh dianggap remeh, karena salah satu penyebab nyeri di dada adalah serangan jantung yang berpotensi mengancam jiwa, sehingga penting sekali untuk dapat mengenalinya agar segera mencari pertolongan dengan cepat dan tepat.

Nyeri dada yang dialami oleh seseorang memiliki gambaran gejala yang bervariasi berdasarkan lokasi, ataupun sifat nyerinya seperti nyeri tajam seperti ditusuk-tusuk, nyeri tumpul seakan-akan ada benda berat yang menekan dada, atau dada terasa panas seperti terbakar. Semua gejala tersebut akan menggambarkan penyebab nyeri di dada yang mendasarinya.

Nah, oleh karena itu, kita belajar mengenali berbagai penyebab nyeri di dada beserta gejalanya agar dapat membedakan apakah karena masalah jantung atau karena yang lainnya.

Gejala Nyeri di Dada yang disebabkan oleh Gangguan Jantung

Sakit dada yang berhubungan dengan serangan jantung atau masalah jantung lainnya memiliki satu atau beberapa gejala berikut:

  • Dada terasa tertekan, dan sesak
  • Nyeri dada (terutama sebelah kiri) yang menjalar ke punggung, leher, rahang, bahu atau lengan (terutama lengan kiri).
  • Nyeri dada selama beberapa menit, hilang timbul dengan intensitas yang bervariasi.
  • Nyeri dada disertai Sesak napas, berkeringat (keringat dingin), pusing atau mual.
  • Nyeri dada yang timbul setelah aktifitas dan membaik setelah istirahat.

Gejala Nyeri di Dada karena sebab yang lain

Gejala yang menyertai sakit dada yang tidak berhubungan dengan jantung, antara lain:

  • Rasa asam di mulut sensasi makanan kembali memasuki mulut sakit hanya setelah menelan atau makan, atau kesulitan menelan
  • Rasa sakit yang membaik atau memburuk yang tergantung pada posisi tubuh
  • Nyeri dada yang lebih buruk ketika menarik nafas dalam dalam atau ketika batuk
  • Nyeri ketika dada di tekan
  • Nyeri disertai dengan ruam pada kulit
  • Terdapat Demam, badan pegal linu, menggigil, pilek, atau batuk
  • Nyeri punggung yang menjalar ke dada bagian depan Itulah yang dapat saya rangkumkan mengenai penyebab nyeri dada beserta gejala yang menyertainya.

Selain penyebab-penyebab di atas, ada juga penyebab nyeri di dada yang tidak terkait dengan jantung namun perlu segera ditangani oleh dokter yaitu:

  • Serangan panik atau kecemasan – detak jantung penderitanya menjadi sangat cepat, sesak napas dan dilanda rasa ketakutan atau kecemasan yang hebat.
  • Pneumotoraks atau adanya udara di antara kedua lapisan yang membungkus paru-paru, sehingga paru-paru mengempis dan penderitanya sangat sulit bernapas.
  • Emboli paru atau terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah paru-paru.

Ketiga kondisi di atas sebaiknya segera di bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan darurat.

Waspadai Nyeri di Dada Akibat Gangguan Pada Jantung

Nyeri dada juga bisa terjadi akibat gangguan pada jantung seperti angina dan serangan jantung. Angina terjadi karena adanya penyempitan arteri yang menyuplai darah ke otot jantung sehingga aliran darah ke jantung menjadi terbatas. Jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan akhirnya menyebabkan dada terasa nyeri.

Jika nyeri dada timbul saat melakukan kegiatan fisik dan rasa nyeri tersebut segera hilang usai beristirahat, maka kemungkinan besar adalah angina. Tapi jika rasa nyeri bertahan lebih dari 20 menit, Anda mungkin terkena serangan jantung. Serangan jantung akan membuat dada Anda terasa seperti diremas atau ditekan oleh benda berat.

Perlu diingat bahwa ada sebagian penderita penyakit jantung yang tidak mengalami rasa sakit yang parah dan hanya mengalami sedikit ketidaknyamanan pada dada. Oleh karena itu, harap waspada bagi mereka yang menderita obesitas, hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes atau merokok. Jika Anda memiliki satu atau lebih dari faktor-faktor risiko ini dan merasa tidak nyaman pada dada, sebaiknya periksakan ke dokter untuk memastikan ini bukan serangan jantung.

Gejala Nyeri Dada Dari sekian banyak penyebab, mungkin kita masih bingung menentukan apa yang menjadi penyebab nyeri dada yang sedang kita alami, dan apabila dijabarkan satu-persatu tentu tidak efektif jika saya tuliskan disini. Oleh karena itu berikut poin penting gejala yang menyertai nyeri dada akibat gangguang jantung atau disebabkan oleh kondisi lainnya.

Walau demikian, Jika Anda baru saja mengalami nyeri dada atau susah menentukan penyebabnya, apalagi nyeri dada sebelah kiri, maka segeralah pergi ke Dokter.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *