Jangan Sepelekan Biang Keringat Pada Anak | Penyebab dan Tips Menghilangkan


biang-keringat

Biang Keringat

Penyebab Biang Keringat

VITABUMIN – Penyebab biang keringat sendiri terjadi karena adanya bakteri Staphylococcus epidermidis. Semakin sering anda berkeringat jika tidak segera dibersihkan atau dalam lingkungan yang kotor, maka resiko munculnya bakteri ini semakin besar. Bakteri ini bercampur dengan keringat sehingga menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit. Kulit akan terasa gatal, ruam seperti melepuh namun kecil dan juga ada perasaan seperti ditusuk-tusuk karena iritasinya.

Keringat yang berlebihan yang tidak bisa dikeluarkan oleh tubuh karena penyumbatan saluran kelenjar keringat bisa juga memicu terjadinya masalah keringat ini. Keringat berlebihan biasa terjadi ketika cuaca panas atau pun lembab. Namun cuaca dingin pun tidak menutup kemungkinan munculnya masalah keringat berlebihan ini pada diri seseorang.

Baca Juga : AWAS BAHAYA SUSU FORMULA !

Berdasarkan perbedaan kelainan yang timbul atau terjadi pada kulit bayi, biang keringat dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Miliaria kristalina.

Sumbatan atau biang keringat ini terjadi pada bagian atas dari lapisan kulit. Biang keringat jenis ini ciri-cirinya adalah : Gelembung kecil dengan ukuran 1-2 mm, gelembung tersebut berisi cairan jernih seperti tetesan air. Biang keringat jenis ini tanpa disertai dengan munculnya kulit kemerahan dan muncul di daerah dahi, punggung, leher dan dada.

  1. Miliaria rubra.

Sumbatan atau biang keringat ini terjadi pada bagian tengah lapisan kulit.  Ciri-cirinya adalah : Gelembung kecil berukuran 1-2 mm dan berwarna kemerahan. Gelembung kemerahan yang disebut biang keringat ini biasanya tersebar di bagian tubuh, akan tetapi dapat juga berkelompok. Biang keringat jenis ini biasanya disertai dengan keluhan rasa gatal dan pedih bila sedang berkeringat. Biang keringat inilah yang paling sering ditemukan dan mengganggu kesehatan anak. Muncul di bagian-bagian tubuh yang tertutup dan tergesek oleh pakaian

  1. Miliaria profunda.

Sumbatan atau biang keringat ini terjadi pada bagian dalam lapisan kulit.  Ciri-ciri biang keringat ini adalah bintil-bintil putih dengan ukuran 1-3 mm tanpa disertai dengan kulit kemerahan. Biang keringat ini juga tidak menimbulkan rasa gatal dan biang keringat jenis ini jarang sekali ditemui. Muncul pada daerah badan, lengan dan tungkai.

Kiat mencegahnya?

Untuk mengatasi biang keringat yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan anak maka harus dilakukan perawatan yang tepat pada biang keringat. Berikut ini adalah cara mengatasi biang keringat pada bayi.

  • Hindarkanlah menggaruk bagian tubuh bayi atau anak yang terkena biangkeringat tersebut.
  • Kamar harus sejuk dengan ventilasi yang baik, (Baca Juga  : Batuk Biasa atau Batuk Flek?? BUNDA WAJIB BACA INI !)
  • Gunakanlah pakaian yang menyerap keringat, sejuk dan ringan.
  • Pada waktu cuaca panas sebaiknya memperbanyak minum air. (Baca Juga : Bahaya Cacingan Pada Anak)
  • Hindarkan penggunaan sabun yang banyak mengandung soda dan jagalah selalu kebersihan kulit.
  • Menggunakan pelembab atau lotion untuk biang keringat yang tersedia di apotek.

Umumnya, biang keringat sembuh dengan sendirinya dan anak tidak perlu ke dokter. Bawa ke dokter kalau biang keringat si kecil semakin parah (meluas areanya), dan sudah terjadi lebih dari 3-4 hari. Juga, anak perlu konsultasi ke dokter bila ada gejala berikut:

  • Rasa sakit menjadi-jadi
  • Area yang terkena biang keringat semakin merah dan teraba hangat
  • Bernanah
  • Ada kelenjar getah bening setempat yang membengkak
  • Demam atau menggigil

Itulah penyebab dan cara mengatasi biang keringat pada bayi yang sangat mengganggu kenyamanan pada bayi karena rasa gatal yang ditimbulkan. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi para bunda.

 

Artikel Lainnya

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *